Artikel

12/11/2020 Biogas Dalam Integrasi Peternakan dan Pertanian di SMK PP Negeri Sembawa

Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk di antaranya; kotoran hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik.

Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida.

Limbah biogas, yaitu kotoran ternak yang telah hilang gasnya (slurry) merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman.

ahkan, unsur-unsur tertentu seperti protein, selulosa, lignin, dan lain-lain tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia.

Besarnya manfaat biogas yang dapat digunakan, maka SMK PPN Sembawa sebagai lembaga pendidikan pertanian memanfaatkan feces ternak sapi untuk digunakan sebagai bahan biogas.

Hal ini bertujuan sebagai pembelajaran siswa dalam hal pemanfaatan kotoran ternak sebagai sumber energi dan limbahnya yang dapat digunakan untuk pupuk tanaman.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir. Mattobi’i, MP mengatakan adanya instalasi biogas yang ada di SMK PPN Sembawa diharapkan dapat dijadikan sebagai gambaran kepada siswa bahwa antara komoditi peternakan dan pertanian dapat diintegrasikan salah satunya melalui pemanfaatan biogas ini.

Sehingga dapat dijadikan pembelajaran oleh siswa untuk tetap melestarikan lingkungan dalam menjalankan usaha di bidang pertanian.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?