Artikel

26/05/2021 Kolaborasi Untuk Kembangkan SDM Pertanian, BPP Lampung dan SMK PP Sembawa Gelar Pelatihan Penumbuhan Kelembagaan Petani

Banyuasin - Pengutan Sumber Daya Manusia Pertanian sangat diperlukan terutama dalam kondisi keterbatasan luasan lahan pertanian serta berkembangnya inovasi teknologi pertanian. Diharapkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mampuh berperan efektif sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian secara optimal, melalui gebrakan gebrakan yang efektif dan efisien.

Untuk meningkatkan kapasitas Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki program-program pelatihan yang menunjang kompetensi penyuluh pertanian. “Penyuluh pertanian dan petani adalah motor penggerak pertanian yang paling utama dalam meningkatkan produktivitas, meskipun memiliki alat yang modern, inovasi yang baik, ketika tidak memiliki SDM yang cukup dan berkompeten akhirnya akan sia-sia. Ketika SDMnya sudah lebih baik dan berkompeten pasti saya yakin akan diriingi dengan produktivitas yang meningkat," ujar Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi di beberapa kegiatan.

SMK PP Negeri Sembawa menjadi lokasi diadakannya Pelatihan Penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Petani, selama 4 hari 26-29 Mei 2021. Kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh Petanian dari 2 Kabupaten 1 Kota yang ada di Sumatera Selatan, 12 orang peserta dari kota Palembang, 48 orang dari Kabupaten Banyuasin dan 30 orang dari Kabupaten Musi Banyuaain.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dan menumbuhkan kelembagaan ekonomi pertani juga menjadi pelopor menuju Sumatera Selatan Food Estate 2022 sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Saat ini Food Estate terdapat di dua lokasi, yaitu Kalimantan Tengah dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara. Mentan menjelaskan, pengembangan kawasan Food Estate Hortikultura menjadi salah satu program super prioritas Kementerian Pertanian (Kementan). 

"Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadi salah satu provinsi untuk pelaksanaan program lumbung pangan (food estate). Sembilan daerah di Sumsel dipersiapkan untuk tanaman pangan dan hortikultura, yaitu Kabupaten  Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir,  Musi Rawas, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Muara Enim, dan Pagar Alam". Ujar Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Ir. Mattobi'i, M.P.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?