Artikel

04/04/2019 SMKPP Negeri Sembawa Panen 900 kg Kacang Panjang Sehat.

Tanaman kacang panjang merupakan tanaman perdu semusim dari family leguminosa, tanaman ini dapat hidup baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Tanaman kacang panjang bersifat dwiguna, artinya sebagai sayuran polong dan sebagai penyubur tanah. Tanaman sebagai penyubur tanah karena pada akarnya terdapat bintil-bintil akar Rhizobium, fungsi dari bakteri ini untuk mengikat nitrogen bebas dari udara. Tanaman kacang panjang banyak dikonsumsi oleh masyarkat Indonesia selain rasanya yang enak, dibuat campuran sayur atau ditumis. Tanaman kacang panjang ini relative mudah untuk dibudidayakan, selain itu juga memiliki beberapa sumber vitamin, mineral, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, zat besi, fosfor, potassium, sodium, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, dan niasin. Pada biji kacang panjang  banyak mengandung protein, lemak, dan karbohidrat. Daun dan akarnya mengandung saponin dan polifenol. Kandungan senyawa-senyawa di dalam kacang panjang ini berperan dalam proses proliferasi, diferensiasi, dan sintesis protein di sel. Selain itu manfaat kacang panjang dapat menurunkan gula darah, menurunkan resiko kanker, menjaga kesehatan jantung, menambah darah, dan menjaga imunitas tubuh.

SMKPP Negeri Sembawa melakukan budidaya kacang panjang di lahan praktinya,
dimana kacang panjang mulai berbunga umur 35 hari setelah tanam. Polong muda dapat dipanen umur 45 hari setelah tanam. Di lahan seluas area 400 m2,  pemupukan yang dilakukan selama penanaman sebanyak 4 kali, yaitu dengan pupuk dasar menggunakan pupuk kandang 100 kg  dan pupuk anorganik berupa NPK diaplikasikan umur 7 hari setelah tanam sebanyak 1,5 kg, 10 hari setelah tanam sebanyak 3 kg, dan 13 hari setelah tanam sebanyak 5 kg. Untuk mengendalikan hama penyakit penyemprotan menggunakan pestisida dilakukan sebanyak 1 kali selama tanam yaitu umur 7 hari setelah tanam, sehingga kandungan residu pestisida pada kacang panjang sangat kecil. Penyiraman pada kacang panjang dilakukan secara manual, penyiraman dilakukan dengan melihat kondisi tanah pada lahan pertanaman kacang panjang.
Kacang panjang mulai panen umur 45 hari. Ciri-ciri kacang panjang yang sudah siap untuk dipanen yaitu polongnya terisi penuh, warna polong hijau, dan polong mudah untuk dipatahkan. Pemanenan dilakukan, dengan cara dipetik, yaitu dengan memutar bagian pangkal polong sampai polong terlepas seutuhnya. Panen polong jangan sampai terlambat karena akan mengakibatkan polong berserat, liat, dan warna dari polongnya menjadi hijau keputihan. Pemanen dilakukan secara bertahap selang waktu satu hari, siklus panen dilakukan sebanyak 15 kali dalam masa satu kali tanam. Selepas panen, polong kancang panjang dikumpulkan di tempat penampungan, kemudian disortasi, kemudian polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan siap dipasarkan. Produksi kacang panjang hampir mencapai 900 kg/400 m2. Sesudah panen terakhir, daunnya menguning dan tanaman mati.

Subandi dan Nova sebagai Pengolah lahan praktik menjelaskan hasil panen kacang panjang di distribusikan ke pedagang sayur di area kecamatan Sembawa.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?