Artikel

20/11/2021 SMKPPN Kementan Jadi Role Model Produktivitas Pendidikan Menengah Vokasi

SEMBAWA - Produktivitas merupakan salah satu prasyarat dalam peningkatan ekonomi suatu negara. Oleh sebab itu, Kementerian Pertanian selalu mengajak seluruh insan pertanian untuk meningkatkan produktivitas, termasuk juga kepada SMK PP Negeri Sembawa.

SMK PP Negeri Sembawa yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, memiliki kekhususan adalah pada program studi perkebunan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan pendidikan vokasi sangat penting.  

"Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian. Karena bagaimanapun, masa depan pertanian ada di generasi milenial," katanya.

Hal ini juga sesuai dengan apa yang selalu digaungkan Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi. 

"Lembaga vokasi pertanian menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang dihasilkan berijwa wirausaha dan berdaya saing," katanya. 

M. Moedjiman Ketua Lokus 3 Lembaga Produktivitas Nasional (LPN), berkesempatan untuk meninjau langsung SMKPP Negeri Sembawa, Sabty (20/11/2021), didampingi Sekretaris BPPSDMP dan Kepala SMKPPN Sembawa. Ia juga sempat memberikan sosialisasi dan semangat kepada seluruh tenaga pendidik tentang program peningkatan produktivitas, di Hotel Harper Palembang.

Dalam paparannya, Moedjiman menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas dan daya saing pendidikan dan pelatihan vokasi. Hasil dari gerakan ini adalah mengembangkan model  peningkatan produktivitas dan daya saing pendidikan tinggi, menengah dan pelatihan vokasi (P3TMP) yang aplikatif untuk diterapkan di lembaga pendikan tinggi, menengah dan lembaga pelatihan vokasi.

“Indikator utama peningkatan produktivitas adalah meningkatnya tingkat kelulusan, kebersertifikatan, kebekerjaan dan atau produktivitas lulusan serta pendayagunaan kapasitas terpasang Pendidikan dan pelatihan vokasi,” ujar Moedjiman.

“Untuk itu nanti akan dibuat sebuah model dengan standar untuk mencapai tujuan produktivitas ini antara lain kepemimpinan, perencanaan strategik, standar nasional pendidikan, dukungan data dan informasi, kelulusan, kebersertifikatan, kebekerjaan,  dan pemanfaatan kapasitas terpasang,” tambah Moedjiman.

Sementara Sekretaris BPPSDMP, Siti Munifah, dalam arahannya kepada tim SMKPP N Sembawa untuk segera mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam gerakan peningkatan produktivitas pendidikan menengah vokasi.

"Model peningkatan produktivitas ini nantinya akan dipakai lebih luas lagi untuk lembaga sejenis," katanya.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?