Artikel

25/04/2018 Uji Sertifikasi Kualifikasi Kompetensi Program Studi ATPH dan TPHP Tahun 2018

SMK Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa merupakan sekolah yang membentuk siswa-siswinya berkompetensi dalam segala hal. Untuk melihat dan mengetahui sejauh mana pengetahuan dan kemampuan siswa-siswi SMK PP N Sembawa, maka harus melalui beberapa tahapan.

Di antaranya Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dan yang terakhir Uji Sertifikasi Kualifikasi Kompetensi.

Ini juga merupakan tahapan-tahapan yang harus dilalui siswa SMK PP N Sembawa untuk mendapatkan ijazah.

Uji Sertifikasi Kualifikasi Kompetensi untuk jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dilakukan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Kementrian Pertanian dan BSNP di Tempat Uji Kompetensi (TUK) pada tanggal 25-26 april 2018.

Sebelum dilaksanakannya ujian ini para siswa telah diberi bekal dan persiapan yaitu mengikuti Bimbingan Teknisi pada tanggal 23 dan 26 April 2018.

Begitu antusias mengikuti BIMTEK tersebut, ilmu yang didapat sangat bermanfaat untuk kedepannya.

Selain itu, para siswa mendapat motivasi belajar dan dukukangan dari para guru dan karyawan sehingga siswa semangat mengikuti ujian dikeesokan harinya.

Tujuan diadakan ujian ini yaitu sebagai bukti bahwa siswa ahli pada bidangnya sehingga dapat bersaing di dunia usaha dan industri.

Kegiatan ini diikuti oleh Kelas XII dengan dua program studi yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikuktura sebanyak 56 siswa dengan skema uji kompetensi Operator Pupuk organik dan Program keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian sebanyak 29 orang dengan skema uji kompetensi Pengolah susu kedelai dan selai buah.

Pada pelaksanaan uji Sertifikasi Kualifikasi Kompetensi ini para siswa diuji oleh para asesor dari berbagai daerah dan instansi.

Asesor untuk program studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura yaitu Ir. Tri Judy Sukartono, M.Sc, Nugroho Setyowibowo, S.Si, Suherman,SP.MP, Ismi Puji, Ruwaida, SP.MP, Masnun, S,Pt. M.Si, Ir.Kenedy Putra, Msi.

Sedangkan untuk program studi Teknologi Pengolahan Hasil pertanian yaitu : Ir. Susilo Budiono, Dewi Yulita,STp, Msc dan Agitya Kristantoko

Para asesor ini merupakan para asesor yang telah teruji dan kompeten serta tentunya sudah mendapatkan Nomor Identitas Regristrasi Asesor (NIRA).

Tes yang diujikan yaitu tes wawancara atau lisan, tes tertulis dan tes unjuk kerja.

Kegiatan ini harus dilalui siswa untuk membuktikan bahwa siswa dapat dikatakan kompeten atau tidak.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh keseriusan. Setelah menyelesaikan seluruh tes para asesor akan mengumumkan hasil dari kegiatan tersebut.

Dimana skema uji kompetensi untuk program studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura yaitu harus berkompetensi dalam penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), Proses Pembuatan pupuk organic, dan Mengolah Keseharaan tanah.

Sedangkan Teknologi Pengolahan Hasil yaitu pengolahan susu kedelai dan pengolahan selai buah.

Setelah kegiatan Bimtek dan uji sertifikasi kualifikasi kompetensi selesai maka diadakan pengumuman dan penutupan kegiatan uji sertifikasi kualifikasi kompetensi pada tanggal 26 April 2018.

Setelah diumumkan alhamdulilah 56 siswa program studi Tanaman Pangan dan Hortikultura serta 29 siswa program studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dinyatakan kompeten dalam bidangnya masing-masing.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?