Profil

Sejarah

Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Sembawa Palembang adalah Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian di bawah koordinasi Pusat Pendidikan, Standardisasi dan Sertifikasi Profesi (Pusdikdarkasi) Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian. SMK PP Negeri Sembawa didirikan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.4/55 tanggal 25 April 1955 tentang Peraturan Bagi Sekolah-Sekolah Pertanian Menengah Atas Negeri dengan nama Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) yang berlokasi di Desa Sembawa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 1975 sampai dengan 1983/1984 nama SPMA diubah menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan. Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPP-SPMA) Polivalen. Pada tahun 1985 sampai dengan 2009 SPP-SPMA berubah nama menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP). Pada tahun 2010, sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.10 tahun 2009 maka nama SPP Negeri Sembawa berubah nama menjadi SMK SPP Negeri Sembawa. Tahun 2013 sampai sekarang, SMK SPP Negeri Sembawa berubah nama menjadi SMK PP Negeri Sembawa. Pada tahun 2009, SMK PP Negeri Sembawa Palembang memperoleh Sertifikat ISO 9001: 2008 yang diregistrasi oleh VEDCA-IQS untuk ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu bagi Jasa Pedidikan dan Pelatihan Kejuruan

SMK PP Negeri Sembawa sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, mendukung penuh visi misi Kementerian Pertanian.

Visi Kementerian Pertanian

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 - 2024, ditetapkan Visi Presiden dan Wakil Presiden RI 2020 - 2024 adalah "Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong". Untuk mendukung Visi tersebut, maka Kementerian Pertanian menetapkan Visi Pertanian Tahun 2020 - 2024, yakni:  

Pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern untuk Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong

Makna dari Visi

Majunya sektor pertanian ditandai dengan meningkatnya produksi dan produktivitas komoditas pangan serta mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri (pangan mandiri) yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan petani.

Kemajuan dan kemandirian di sektor pertanian diwujudkan dengan peningkatan hasil pengembangan penelitian terapan didukung oleh kualitas SDM dalam menggunakan teknologi modern berbasis kawasan pertanian.

Misi Kementerian Pertanian

Dalam rangka mewujudkan visi ini maka misi Kementerian Pertanian adalah

  • Mewujudkan Ketahanan Pangan
  • Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Pertanian
  • Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Prasarana Kementerian Pertanian

 

Makna dari Misi

Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup ditinjau dari jumlah maupun mutu. Selain itu, menjamin pangan yang aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. 

Daya saing pertanian adalah kemampuan di sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mampu menggantikan produk pesaingnya dengan nilai tambah yang dihasilkan dalam setiap kegiatan produksi dan distribusi komoditas pertanian.

 

Sebagai penjabaran dari Visi dan Misi Kementerian Pertanian, maka tujuan pembangunan pertanian periode 2020 - 2024 yang ingin dicapai yaitu :

1          Meningkatknya Pemantapan Ketahanan Pangan

2          Meningkatnya Nilai Tambah dan Daya Saing Pertanian

3          Terwujudnya Reformasi birokrasi Kementerian Pertanian

 

Kepala Sekolah

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah, syukur...

Tautan

Pengunjung Hari Ini

  • 88

Total Pengunjung

  • 103978


Klik Tanggal Pada Kalender Untuk Melihat Agenda

Jejak Pendapat

Mulai Tahun 2018, SMK PP NEGERI SEMBAWA akan berubah menjadi POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN ?